Satya Bumi menggelar webinar pada Hari Orangutan Sedunia. Webinar tersebut dihadiri oleh lima narasumber dari berbagai organisasi pegiat lingkungan hidup dan konservasi. Sebagai salah satu spesies payung, orangutan memiliki peran yang sangat penting terhadap kelestarian hutan. Namun sayangnya, perannya berkebalikan dengan nasibnya. Ancaman kepunahan membayangi tiga spesies orangutan di Indonesia, yakni; Pongo abelii atau Orangutan Sumatera; Pongo pygmaeus atau Orangutan Kalimantan; dan Pongo tapanuliensis atau Orangutan Tapanuli.

Tak hanya webinar, Satya Bumi juga bekerjasama dengan beberapa organisasi untuk menggelar acara nonton bareng film dokumenter “Batang Toru: The Last Breath”. Film ini juga merupakan film produksi Satya Bumi bersama Green Justice Indonesia & Walhi Sumatera Utara. Film ini diputar di tiga lokasi berbeda yaitu Jakarta, Medan, dan Malang. Acara nobar diselenggarakan oleh komunitas atau organisasi setempat yang mengajukan proposal acara mereka untuk menayangkan film “Batang Toru: The Last Breath”. Hal ini sangat positif bagi upaya kampanye perlindungan Orangutan Tapanuli terutama dengan dikemas melalui film dan acara diskusi pemutaran film. Beberapa peserta juga memberikan apresiasi dan testimoni yang positif.

Satya Bumi juga menggandeng Garda Animalia serta komikus Shirohyde di Instagram untuk memproduksi konten komik dengan pesan-pesan kampanye perlindungan Orangutan Tapanuli di dalamnya. Konten dikemas ke dalam tiga seri feed Instagram dengan topik yang berbeda. Dimulai dari pengenalan Orangutan Tapanuli, kemudian karakter dan peran Orangutan Tapanuli di habitatnya, dan diakhiri dengan ancaman yang dihadapi mereka. Penggunaan komik sebagai media kampanye memungkinkan pesan untuk disampaikan kepada audiens usia muda dengan konten-konten ringan dan lucu. Komik Shirohyde juga memiliki karakter kuat dalam penggambaran tokoh dan cara menggambar dalam komiknya, membuat dia juga memiliki engagement yang cukup tinggi dengan para pengikutnya di Instagram.

Terakhir, Satya Bumi juga melakukan aksi damai di ruang publik untuk menyebarluaskan pesan kepada khalayak baik melalui media sosial maupun mulut ke mulut. Aksi damai dilakukan dengan merentangkan poster berisi pesan kampanye perlindungan Orangutan serta peringatan Hari Orangutan Sedunia. Aksi ini dikemas secara kreatif melalui media video vertikal dan landscape, serta diunggah tepat pada Hari Orangutan Sedunia, 19 Agustus 2023.
Jaga Hutan, Jaga Orangutan!
#OrangBaikJagaOrangutan

 

Annisa Rahmawati

Pembina

Annisa Rahmawati adalah seorang perempuan aktivis lingkungan. Mengawali karirnya pada tahun 2008 sebagai Local Governance Advisor pada program kemanusiaan di Aceh – di EU-GTZ International Service yang berfokus pada perawatan perdamaian dan peningkatan kapasitas pemerintah daerah. Pengalaman dalam bisnis yang lestari dan berkelanjutan didapat dari Fairtrade International sebagai assistant dan di Greenpeace Southeast Asia sebagai Senior Forest Campaigner yang berfokus pada kampanye market untuk komoditas industrial khususnya sawit yang bebas deforestasi sejak tahun 2013-2020. Selain itu Annisa juga pernah bekerja sebagai asisten proyek di UN-ESCAP Bangkok untuk perencanaan pembangunan kota yang lestari pada tahun 2012. Annisa memiliki latar belakang pendidikan di bidang Biologi dari Universitas Brawijaya Malang dan mendapatkan master dari International Management of Resources and Environment (IMRE) di TU Bergakademie Freiberg Germany dengan dukungan Yayasan Heinrich Boell Stiftung. Annisa sangat antusias dan passionate untuk menyebarkan pesan dan kesadaran kepada dunia tentang permasalahan lingkungan dan bagaimana mencari solusi untuk menjadikan bisnis lebih bisa melakukan tanggung jawabnya, serta bagaimana kita bisa bertindak untuk menghadapi krisis iklim yang saat ini sedang kita hadapi.